Membuat Temporary Jetty
Dermaga atau pelabuhan adalah bangunan yang berada pada tepi pantai berfungsi untuk berlabuh atau bersandar kapal-kapal dari laut. Dengan kata lain dermaga ini untuk menghubungkan transportasi darat dan laut. Masyarakat umum mengenalnya dengan istilah pelabuhan, namun orang-orang Engineering biasanya menyebut dermaga. Sedangkan temporary jetty adalah sebuah struktur sementara yang dibangun di tepi air, seperti sungai, atau pantai, untuk memberikan akses sementara yang bersifat temporer kepada kapal (tongkang/LCT) atau sarana angkut lain.
Jetty sementara ini biasanya dibangun untuk keperluan pekerjaan konstruksi di dekat area tersebut, atau karena adanya perbaikan, atau karena hal lain yang harus didukung dengan adanya fasilitas sandar kapal di mana akses air diperlukan untuk memindahkan material atau peralatan. Setelah proyek selesai, temporary jetty tersebut dapat dibongkar atau dibiarkan untuk keperluan yang akan datang. Adapun Jetty sementara ini dapat terbuat dari berbagai material, termasuk kayu, beton, atau plat besi, tergantung pada kebutuhan dan kondisi lokal di wilayah tersebut.
Membangun sebuah temporary jetty untuk keperluan sandar tongkang melibatkan beberapa langkah dan pertimbangan. Berikut adalah panduan umum untuk membangun temporary jetty:
- Perencanaan dan Persiapan Lokasi: Tentukan lokasi yang tepat untuk membangun jeti temporary. Pastikan bahwa lokasi tersebut dapat mendukung bobot tongkang yang akan sandar dan memiliki akses yang cukup baik ke air.
- Izin dan Perijinan: Pastikan untuk mendapatkan izin dan perijinan yang diperlukan dari pihak berwenang setempat sebelum memulai pembangunan jeti. Hal ini termasuk persetujuan lingkungan dan izin konstruksi.
- Desain Jeti: Rancanglah jeti temporary sesuai dengan kebutuhan sandar tongkang. Hal ini mencakup panjang, lebar, dan kedalaman jeti, serta bahan konstruksi yang akan digunakan.
- Pembelian & Pengadaan Material: Dapatkan material konstruksi yang sesuai dengan desain jetty. Material yang umum digunakan termasuk kayu, beton, atau baja, tergantung pada kondisi lokal dan durabilitas yang dibutuhkan.
- Konstruksi Jeti: Mulailah dengan membangun fondasi jeti. Ini mungkin melibatkan penggunaan tiang pancang atau konstruksi fondasi lainnya tergantung pada kondisi tanah dan lingkungan lokal. Kemudian, bangunlah struktur utama jeti dengan mengikuti desain yang telah disiapkan.
- Pemasangan Fender jika diperlukan: Pasang fender di sekitar jeti untuk melindungi tongkang dari kerusakan saat sandar. Fender dapat terbuat dari bahan karet atau plastik yang elastis.
- Uji Coba dan Perawatan: Setelah jeti selesai dibangun, lakukan uji coba untuk memastikan bahwa struktur tersebut aman dan berfungsi dengan baik. Lakukan perawatan rutin dan periksa secara berkala untuk memastikan keamanan dan keandalan jeti.
- Pemindahan Tongkang: Setelah jeti selesai dibangun dan diuji, Penyandaran kapal dapat dimulai dengan menggunakan jeti tersebut untuk sandar tongkang apakah secara beaching atau sandar samping (alongside). Pastikan untuk memonitor kondisi jeti secara teratur dan membuat perbaikan jika diperlukan.
Proyek dermaga memang terlihat lebih sulit dibanding dengan proyek lainnya. Pasalnya, pada proyek dermaga ini dibutuhkan tenaga ahli yang ahli dibidang kelautan dan geoteknik. Hal ini dikarenakan pekerjaan dermaga sangat tergantung kondisi laut pada saat itu.
bisa bantu buatkan design temporary jetty di dermaga TLT pak